EkaS. PEMBAHASAN MATERI A. Pengertian Kepribadian Kepribadian membuat seseorang terlihat beda dengan yang lain. Mereka Nampak unik dengan ke-aku-an yang dimiliki. Namun, sebelum kita mengenal kepribadian apa yang kita miliki, ada baiknya mengertahui pengertian dari kepribadian itu sendiri. Kepribadian dalam bahasa inggris disebut juga dengan
Jadiapakah aku kelak? Bagaimana impian dan masa depanku?" Pada kenyataannya memusatkan perhatian kita pada diri sendiri tidak akan pernah menyingkapkan tujuan hidup kita. Bukankah Firman Tuhan mengatakan, "Tuhanlah yang mengatur hidup ciptaan-Nya; kehidupan setiap orang ada dalam kuasa-Nya."
Memperluaspengetahuan mahasiswa dalam ilmu ke BK an. 2. Membantu mahasiswa dalam mengembangkan potensi menulis. 3. Menggali apakah ada hubungan antara BK pribadi sosial dengan bimbingan keluarga. 4. Mahasiswa dapat mengetahui permasalahan apa saja yang ada dalam keluarga. 5. Mengembangkan teknik-teknik konseling.
Vay Tiền Nhanh. 004 - Silabus-Rpl BK X0% found this document useful 0 votes46 views26 pagesDescriptionContoh RPL BKOriginal Title004_silabus-Rpl Bk xCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes46 views26 pages004 - Silabus-Rpl BK XOriginal Title004_silabus-Rpl Bk xJump to Page You are on page 1of 26 You're Reading a Free Preview Pages 7 to 12 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 17 to 24 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Pendahuluan Pada dasarnya setiap manusia cenderung untuk mengembangkan dirinya sendiri menjadi lebih baik, lebih matang dan lebih mantap. Namun kecenderungan seseorang untuk menimbulkan kemampuannya tidak terwujud begitu saja, tanpa ada upaya untuk pengembangan kepribadian yang dimilikinya, karena setiap manusia memiliki kemampuan dan keunikan tersendiri. Sejauh mana kepribadian terwujud sangat ditentukan oleh seberapa jauh lingkungan mendorong untuk perkembangan terhadap konsep diri seseorang dan seberapa jauh seseorang tersebut merasa dirinya perlu belajar agar lebih baik lagi. Untuk itu penting diketahui apakah perkembangan pribadi seseorang sudah mencapai tingkat optimal atau kematangan. Hal ini dapat diketahui dengan cara mengenal dirinya. Mengenal diri sendiri berarti memperoleh pengetahuan tentang totalitas diri yang tepat, yaitu menyadari kelebihan/keunggulan yang dimiliki maupun kekurangan/ kelemahan yang ada pada diri sendiri. Dengan mengenal diri sendiri secara tepat akan diketahui konsep diri yang tepat pula, dengan berupaya mengembangkan yang positif dan mengatasi/ menghilangkan yang negatif. Pengertian Menurut John Robert Powers 1977, konsep diri adalah "kesadaran dan pemahaman terhadap dirinya sendiri yang meliputi ; siapa aku, apa kemampuanku, apa kekuranganku, apa kelebihanku, apa perananku, dan apa keinginanku' Konsep diri menjadi dasar perilaku hidup sehari-hari yang disadari. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free [Type text] Page 1 KONSEP PENGENALAN DIRI Oleh ELIHAMI, Pada dasarnya setiap manusia cenderung untuk mengembangkan dirinya sendiri menjadi lebih baik, lebih matang dan lebih mantap. Namun kecenderungan seseorang untuk menimbulkan kemampuannya tidak terwujud begitu saja, tanpa ada upaya untuk pengembangan kepribadian yang dimilikinya, karena setiap manusia memiliki kemampuan dan keunikan tersendiri. Sejauh mana kepribadian terwujud sangat ditentukan oleh seberapa jauh lingkungan mendorong untuk perkembangan terhadap konsep diri seseorang dan seberapa jauh seseorang tersebut merasa dirinya perlu belajar agar lebih baik lagi. Untuk itu penting diketahui apakah perkembangan pribadi seseorang sudah mencapai tingkat optimal atau kematangan. Hal ini dapat diketahui dengan cara mengenal dirinya. Mengenal diri sendiri berarti memperoleh pengetahuan tentang totalitas diri yang tepat, yaitu menyadari kelebihan/keunggulan yang dimiliki maupun kekurangan/ kelemahan yang ada pada diri sendiri. Dengan mengenal diri sendiri secara tepat akan diketahui konsep diri yang tepat pula, dengan berupaya mengembangkan yang positif dan mengatasi/ menghilangkan yang negatif. Pengertian Menurut John Robert Powers 1977, konsep diri adalah „kesadaran dan pemahaman terhadap dirinya sendiri yang meliputi ; siapa aku, apa kemampuanku, apa kekuranganku, apa kelebihanku, apa perananku, dan apa keinginanku’ Konsep diri menjadi dasar perilaku hidup sehari-hari yang disadari. Disampaikan pada tanggal 20 September 2017 di Aula STKIP Muhammadiyah Enrekang [Type text] Page 2 Kesadaran dan pemahaman akan dirinya semakin mencerminkan prinsip hidup dan kehidupannya. Tujuan Dengan adanya pemahaman terhadap konsep diri, diharapkan a. Tumbuhnya kesadaran seseorang untuk memahami dan mengenali dirinya serta mampu mengembangkan kemampuannya. b. Terbentuknya sikap dan perilaku percaya diri serta prinsip hidup menuju kehidupan yang sejahtera. Sikap dan perilaku percaya diri adalah kemampuan mengekspresikan diri atau mengemukakan hak-hak pribadi serta mempertahankannya tanpa melanggar hak orang lain Mengapa Konsep Diri Diperlukan Setiap orang perlu mengetahui dan memahami dirinya serta mampu menumbuhkan dan mengembangkan kemampuannya. Setelah seseorang mengetahui dirinya, maka terbentuklah sikap dan perilaku dalam menentukan arah dan prinsip hidup yang diinginkan. Seseorang yang mempunyai konsep diri, dapat menilai dirinya dalam menjalankan peranan hidup berkeluarga atau dalam masyarakat tanpa merasa lebih atau kurang terhadap kemampuan dan bersikap kepada orang lain. Perilaku seseorang dalam kehidupan bermasyarakat merupakan faktor yang menentukan, dengan demikian „konsep diri‟ seseorang bukan suatu yang langsung jadi, melainkan diperoleh dan dibentuk melalui pendidikan, pengalaman serta pengaruh lingkungan. Proses Pembentukan Konsep Diri Ketika lahir seseorang belum memiliki konsep diri, namun konsep diri mulai berkembang sejak lahir dengan melalui proses penginderaan sensation [Type text] Page 3 dan perasaan feelings yang datang dari dalam diri atau dari lingkungan. Pengalaman dini terhadap rasa senang, sakit, disenangi, atau ditolak membentuk konsep dasar bagi perkembangan konsep diri dimasa yang akan datang. Pengetahuan, harapan, dan penilaian yang membentuk konsep diri terutama hasil interaksi dengan orang lain. Orang tua merupakan figur yang paling berperan dalam pembentukan konsep diri seseorang. Adapun teman sebaya merupakan figur kedua setelah orangtua yang mempengaruhi terhadap konsep diri dan masyarakat yang juga berperan dalam pembentukan konsep diri. Faktor yang penting dalam pembentukan konsep diri adalah melalui belajar. Karena konsep diri merupakan produk belajar, permasalahan yang timbul selama proses belajar dapat mengganggu perkembangan konsep diri. Permasalahan umum yang muncul yaitu, mendapat umpan balik yang tidak tepat dan umpan balik yang tidak konsisten. Konsep diri mencakup 3 aspek, yaitu 1 pengetahuan, 2 harapan diri, 3 penilaian diri. Pengetahuan Adalah apa yang kita ketahui tentang diri kita, mencakup - Identitas formal - Kualitas pribadi - Merupakan perbandingan antara kita dengan orang lain - Ekspresi verbalnya „saya adalah …………….. „ [Type text] Page 4 Harapan - Merupakan idealisme mengenai diri seseorang - Karakteristik pribadi - Merupakan tujuan dari proses pembentukan jati diri seseorang - Ekspresi verbalnya „saya seharusnya dapat menjadi …………..‟. Penilaian diri Merupakan proses perbandingan atau pengukuran antara „saya saat ini’ dengan harapan tentang „diri saya yang akan datang „. Hasil perbandingan ini menjadi gambaran atas penghargaan diri sendiri - Semakin besar perbedaan antara „saya saat ini’ dengan „saya seharusnya menjadi apa‟, berarti semakin rendah penghargaan terhadap dirinya. - Semakin seseorang merasa dapat mencapai standar atau harapan-harapannya, ia akan merasa nyaman dan menyukai dirinya, maka semakin tinggi penghargaan terhadap diri sendiri. Konsep Diri Negatif Dan Positif Pandangan seseorang terhadap dirinya sendiri bisa berada diantara 2 titik, yaitu ; konsep diri negatif sampai konsep diri positif. Dengan mengetahui posisinya, seseorang dapat menilai konsep dirinya mengarah kemana. Konsep diri - Konsep diri + Konsep diri negatif Seseorang dikatakan memiliki konsep diri negatif, apabila a Tidak memiliki pengetahuan yang menyeluruh tentang dirinya, ia kurang memahami siapa dirinya, apa kelebihan dan kelemahan yang dimilikinya. [Type text] Page 5 b Memiliki pandangan tentang dirinya yang terlalu kaku tidak dapat berubah atau terlalu tinggi/berlebihan. Menolak informasi yang baru terutama yang negatif tentang dirinya, sehingga orang tersebut sulit untuk mengubah konsep diri yang sudah dianggap „betul‟. c Lebih banyak melihat aspek-aspek kekurangan/kelemahannya dalam dirinya daripada aspek-aspek kelebihan/kekuatan yang ia miliki. Konsep diri negatif dapat menimbulkan penilaian diri yang negatif pula, dimana seseorang merasa sebagai pribadi yang „baik‟. Dengan demikian ciri konsep diri negatif adalah kurang pengetahuan tentang diri sendiri, harapan-harapan yang tidak realistik dan terlalu tinggi, dan rendahnya penghargaan terhadap diri sendiri. Konsep diri positif Seseorang dapat dikatakan mempunyai konsep diri positif apabila a Memiliki pengetahuan menyeluruh mengenai dirinya, mencakup kelebihan dan kelemahan dirinya b Menerima diri apa adanya, apabila ia mempunyai kelebihan ia tidak sombong dan apabila ia mempunyai kelemahan tidak kecewa c Memiliki kesadaran yang besar untuk mengubah atau mengurangi aspek dari dirinya yang dianggap merugikan. Ciri konsep diri positif adalah memiliki pengetahuan yang cukup luas tentang dirinya, mempunyai harapan yang realistik dan self esteem yang tinggi atau penghargaan diri yang sehat. [Type text] Page 6 Perubahan Konsep Diri dan Penerapannya Dalam Kehidupan Sehari-hari Perubahan konsep diri Seperti telah diuraikan di atas, konsep diri merupakan informasi tentang diri seseorang, dan lebih bersifat subyektif. Dalam konsep diri memuat perkiraan mengenai apa yang akan terjadi dimasa mendatang, dan berusaha untuk bisa mewujudkannya. Perkiraan tersebut sebenarnya bisa negatif atau kurang tepat, dan seseorang dapat mengubahnya sehingga menghasilkan konsep diri yang baru dan menyenangkan. Tahapan untuk mengubah konsep diri sebagai berikut 1. Tetapkan perubahan yang akan dicapai 2. Dapatkan umpan balik dari orang lain 3. Perbaiki cara pandang terhadap diri sendiri 4. Perbaiki cara berbicara terhadap diri sendiri Penerapan konsep diri dalam kehidupan sehari-hari Dalam bermasyarakat kita menghadapi berbagai sikap dan perilaku yang berbeda-beda. Penerapan konsep diri tergantung kepada dirinya sendiri, antara lain 1 Dapat menyadari kelemahan dan kekurangannya 2 Pandai mengendalikan diri 3 Tenggang rasa 4 Berusaha jujur terhadap diri sendiri serta menyadari peranannya Contoh a. Mengambil keputusan tanpa mempelajari dan mempertimbangkan kenyataan yang sesungguhnya akan berakibat keputusan yang diambil kurang tepat. Dengan kata lain orang yang mempunyai konsep diri positif akan mengambil keputusan tanpa emosional. [Type text] Page 7 b. Orang yang mempunyai sifat „mau menang sendiri‟ egois tidak mau merubah diri untuk tidak egois. Orang tersebut tidak mampu merubah dirinya atau merubah konsep dirinya yang negatif. Jadi konsep diri terbentuk melalui proses dimana seseorang telah dapat menemukan jati diri, mengetahui kekuatan dan kelemahan dirinya. Kemudian mampu menerima dirinya sebagai suatu kenyataan. Dengan kesadaran dan penerimaan ini seseorang mampu memperbaiki kekurangan sehingga mempunyai konsep diri yang positif. Untuk mendukung konsep diri tersebut, seseorang perlu memiliki sikap percaya diri. Sikap percaya diri merupakan sikap seseorang yang memiliki keyakinan teguh akan tindakannya, mampu menyatakan perasaan dan pendapatnya tanpa menyakiti perasaan diri sendiri dan perasaan orang lain. Seseorang yang bersikap percaya diri mengakui dua hal, yaitu ; 1 dirinya mempunyai hak dan perasaan, 2 orang lain juga mempunyai hak dan perasaan. Menyadari kedua hal tersebut, seseorang tidak boleh menyakiti perasaan orang lain atau melanggar hak orang lain. Sifat percaya diri mudah dikatakan namun sulit dilaksanakan karena umumnya individu kurang yakin pada dirinya masing-masing. Sikap tersebut sudah berakar sehingga membutuhkan waktu dan tekad untuk merubahnya. Kita harus berani menyatakan perasaan dan pendapat sepanjang tidak menyakiti orang lain. Pendapat mungkin salah, namun lebih baik dikemukakan untuk kemudian dibicarakan dan diperbaiki. Seseorang yang memiliki percaya diri lebih baik bertindak meskipun kemungkinan salah yang kemudian diselesaikan, daripada diam menerimanya dengan bersungut-sungut di belakang ngomel. [Type text] Page 8 Rangkuman Konsep diri seseorang adalah jawaban terhadap “siapa saja” bagaimana seseorang melihat dirinya. Dengan demikian konsep diri merupakan titik pusat kesadaran perilaku seseorang. Konsep diri merupakan dasar dari seseorang untuk menilai pengalaman diri sendiri serta dasar untuk memperbaiki kekurangan dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Konsep diri adalah seluruh persepsi tentang “aku” yang berhubungan dengan perasaaan, keyakinan, nilai-nilai, kekurangan, kelebihan serta kemampuannya. Konsep diri adalah sesuatu yang dinamis terus berkembang dan merupakan kumpulan dari berbagai sikap seseorang yang positif. Seseorang yang memiliki konsep diri mempunyai identitas diri yang jelas. Dengan melatih diri, seseorang akan mencapai tingkat kemantapan dalam menentukan peran, dan dapat mengambil keputusan yang selaras, serasi dan seimbang dengan keadaan, serta dapat mengembangkan konsep diri. EVALUASI 1. Apa pengertian pengenalan diri atau konsep diri ? Jelaskan tujuan konsep diri ! 2. Mengapa konsep diri diperlukan ? 3. Sebutkan perbedaan konsep diri positif dan konsep diri negatif 4. Bagaimana proses pembentukan konsep diri ? Bagaimana perubahan konsep diri 5. Bagaimana penerapan konsep diri dalam kehidupan sehari-hari ? [Type text] Page 9 REFERENSI 1. Conny Semiawan, 1987, Konsep Diri Wanita sebagai Pimpinan dalam peranan Manajemen, Jakarta. 2. John Robert Powers, 1977, Pelatihan Program Pengembangan Pribadi, Departemen Kesehatan RI, Jakarta. 3. Kantor Menteri Negara UPW, 1993, Modul Latihan Manajemen dan Kepemimpinan Wanita-Unit I, Jakarta. ... Positive self-concept would have an impact on patients who had good knowledge of themselves, realistic expectations, and healthy self-esteem. Where as negative self-concept happened to patients who were lack of knowledge of themselves, unrealistic expectations, and low self-esteem Elihami, 2018. ...Background The process of grieving and depression can affect the treatment process and the condition of patients with coronary heart disease. The process experienced by the patient can be uncomplicated grief, complicated grief and depression. It is important to distinguish between uncomplicated grief, complicated grief and depression in response to normal and healthy loss and with response to the stresses of personal disorders that require more intensive intervention. The nurse is responsible for helping the patient go through the grieving process so as to prevent the adverse effects on the patient, so that the grieving and depression process are needed to determine the problems and to plan the nursing This study aimed to identify the process of grieving and depression in patients with coronary heart disease in the Intensive Room of Hospital Dr. Hasan Sadikin This research method was quantitative descriptive. The study population of patients with coronary heart disease was an average of 37 people per month. Consecutive Sampling technique was carried out for one month with 34 respondents. Data collection technique used in this sresearch was the Grief / Depression Assessment Inventory questionnaire that had been tested for validity with the face validity and content validity. The collected data were analyzed by analytic descriptive method using frequency The results showed that from 34 respondents, most of them had complicated grief while few of them had uncomplicated grief. The highest response to grieving and depression was in the domain of attitude, thought, feeling, and Based on the results of the study, most patients with coronary heart experienced complicated grief. Therefore it was important for nurses to facilitate patients to be able to consult with treating doctors, psychologists, religious leaders or Coronary Heart Disease, Depression, Grieving Ghozali Rusyid AffandiAlhamdulillahirobbil’aalamiin. Segala Puja dan Puji hanya untuk Alloh SWT Yang Maha Esa penggenggam seluruh Ilmu Pengetahuan. Hanya dengan karunianyalah Modul Pengembangan Life Skill dan Konselor Sebaya ini hadir. Shalawat serta salam kita haturkan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. Modul ini disusun guna menjawab salah satu persolan yang dihadapi oleh Pengelola Panti Asuhan, terutama berkenaan dengan kemampuan life skill Anak Panti Asuhan serta penanganan yang tepat dalam menangani setiap persolan yang dihapai oleh pengurus panti dalam mengelola anak-anak yang tinggal disana. Sehingga buku ini hadir sebagai pedoman dalam pengabdian kepada masyarakat pada anak-anak Panti Asuhan Yatim Aisyiyah Balongbendo. Modul ini tersusun tahap demi tahap dalam setiap kegiatannya disertai dengan praktek agar materi yang disampaikan dapat diaplikasikan secara nyata oleh anak-anak panti asuhan. Kami ucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang turut memberikan dukungan sehingga penyusunan modul sebagai pedoman pengabdian kepada masyarakat dapat terwujud, khususnya kepada 1. Jajaran Rektorat Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 2. Direktur, Kasie serta staff Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UMSIDA. 3. Dekan, Kapordi serta staff Prodi Psikologi Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan UMSIDA. 4. Majelis Kesejahteraan Sosial PWA Jatim dan PDA Sidoarjo. 5. Kepala Panti Asuhan Yatim Aisyiyah Balongendo beserta jajarannya dan juga kepada Anak-anak Panti. 6. Rekan dosen seprofesi yang turut berperan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta mahasiswa yang membatu terselenggaranya PKM dan penulisan Modul ini. Modul ini adalah langkah awal kami untuk memberikan sumbangsih keilmuan kepada masyarakat, tentunya masih banyak kekuarangan dan kelamahan. Oleh sebab itu, saran dan kritik yang membangun sangat kami harapkan guna menjadikan modul ini menjadi lebih baik Diri Wanita sebagai Pimpinan dalam peranan ManajemenConny SemiawanConny Semiawan, 1987, Konsep Diri Wanita sebagai Pimpinan dalam peranan Manajemen, Jakarta.
Bersyukur adalah wujud ungkapan terimakasih kita kepada Allah SWT karena telah memberikan rahmat dan hidayahnya hingga sekarang. Dalam kehidupan kita pasti pernah mangalami hal yang membuat kita bahagia dan kadang juga malah membuat kita merasa menjalani hidup adalah sebuah penderitaan. Bersyukurlah atas kehidupan yang telah Allah berikan, kita masih diberi kesempatan untuk hidup bernafas bebas, panca indra yang sempurna. Manfaat Bersyukur 1. Hidup Dalam Keberuntungan Orang yang hidupnya bersyukur akan selalu berfikir positif didalam setiap hal yang menimpanya baik yang menyenangkan ataupun yang menyedihkan. 2. Hidup Dalam Kebahagiaan Orang yang bersyukur akan selalu merasa hidupnya penuh dengan kecukupan, oleh karena itu mereka selalu merasa bahagia karena yakin bahwa setiap apa yang dia peroleh itulah yang terbaik. 3. Memiliki Wibawa Dimata Orang Lain Orang yang berbahagia adalah orang yang hidupnya penuh dengan kebaikan, mereka memiliki wajah yang di hormati dan disayang oleh banyak orang karena wajah mereka dihiasi oleh wajah penuh syukur. 4. Terilihat Lebih Rupawan Menurut para pakar psikologi orang yang bersyukur akan memiliki wajah yang selalu tersenyum menjalani hidup dan orang yang selalu tersenyum itu manambah kecantikan dan ketampanannya. 5. Awet Muda dan Umur Panjang Orang yang selalu bersyukur memiliki watak yang sabar, sedangkan orang yang sabar berdampak pada kesehatan dan awet muda karena otot wajah beraktifitas tidak terlalu banyak dibandingkan dengan orang yang memiliki watak pemarah. Bersyukur, Syarat Mutlak Untuk Berbahagia Bersyukur sebuah kata yang sangat indah, dan akan menjadi hal yang luar biasa ketika sudah dilakukan dengan sepenuh hati yang ikhlas. Sesunguhnya tidak ada orang yang bisa merasa berbahagia jika ia tidak pernah bersyukur, sebab syukur adalah syarat mutlak agar seseorang bisa berbahagia. Rasa syukur akan menjadikan hati kita merasa tenang, damai dan merasa sangat bergembira atas kesempatan hidup yang Allah berikan pada kita. Allah yang Maha Baik pun sangat menganjurkan kita agar bersyukur. Bersyukur itu bukan berarti berhenti dengan apa yang sudah kita miliki saat ini, tapi bersyukur itu lebih ke arah "terima kasih" Allah terima kasih atas semua nikmat-Mu dalam hidupku ini. Jika aku bekerja lebih rajin, lebih bermanfaat bagi sesama, tentulah nikmat ku akan Kau tambah. "Kita harus bersyukur bukan karena kita berbahagia, tetapi bersyukurlah maka kita akan bahagia?" Sudah jelaskan bahwa sebenarnya yang kita butuhkan untuk berbahagia adalah dengan bersyukur. Apapun keadaan kita saat ini, kalau kita bersyukur, kita akan sadar bahwa kita sebenarnya sangat beruntung. Banyak orang yang kondisinya tidak sebaik kita, entah itu kondisi fisik mereka, kondisi mental dan lain sebagainya. Sesungguhnya tidak ada satu hal apapun yang perlu kita keluhkan di dunia ini Akibat dan Ancaman Jika Tidak Mau Bersyukur Berikut akibat dan ancaman jika tidak mensyukuri nikmat, diantaranya 1. Hidup Menderita Hidup rasanya selalu menjadi beban, iri dengan keberuntungan orang lain, dan enggan untuk berusaha lebih baik. Meraka yang tidak mau bersyukur hidupnya penuh dengan kesusahan,suka mengeluh dan menyelahkan takdir. 2. Hidup Menjadi Selalu Sial Penelitian membuktikan orang yang tidak bersyukur selalu memiliki sifat negatif pada diri sendiri Pesimis dan pada orang lain buruk sangka. Orang yang berfikir negatif lebih banyak mendapat kesialan dari pada orang yang berfikir Positif. 3. Mudah Terserang Penyakit Pemarah, Pengiri dan berfikirnegatif adalah sifat dari orang yang tidak mau bersyukur dengan keadaan yang dia miliki. Meraka cenderung cuek dengan lingkungan dan diri sendri, akibatnya kekebalan tubuh. 4. Di Akhirat Disiksa Oleh Allah Allah berfirman "Dan jika kalian manusia mau bersyukur atas nikmat yang telah aku berikan kepada kalian makaniscaya aku akan menambah nikmat yang telah akuberikan kepada kalian, dan jika kalian kufur tidak mau bersyukur maka ketahuilah niscaya siksa ku itu pedih." ayat itu menjelaskan bahwa orang yang tidak mau bersyukur atau kufur atas nikmat allah bahwa siksaan yang pedih akan menimpa pada dirinya kelak ketika di akhirat. Sebab-Sebab Kurang Bersyukur Berikut sebab-sebab yang menjadikan manusia kurang bersyukur 1. Lalai Dari Nikmat Allah Sesungguhnya banyak manusia yang hidup dalam kenikmatan yang besar, baik nikmat yang umum maupun khusus. Akan tetapi dia lalai darinya. 2. Kebodohan Terhadap Hakikat Nikmat Sebagian orang tidak mengetahui nikmat, tidak mengenal dan tidak memahami hakikat nikmat. Dia tidak tahu bahwa dirinya berada dalam kenikmatan, karena dia tidak mengetahui hakikat nikmat. 3. Pandangan Sebagian Manusia Kepada Orang yang Berada di Atasnya Jika seorang manusia melihat kepada orang yang diatasnya, yaitu orang-orang yang diberi kelebihan atasnya, dia akan meremehkan karunia yang Allah berikan kepadanya. Sehingga dia pun kurang dalam melaksanakan kewajiban syukur. Karena dia melihat apa yang diberikannya adalah sedikit. 3. Melupakan Masa Lalu Di antara manusia ada yang pernah melewati kehidupan yang menyusahkan dan sempit. Dia hidup pada masa-masa yang menegangkan dan penuh rasa takut, baik dalam masalah harta, penghidupan atau tempat tinggal. Dan tatkala Allah memberikan kenikmatan dan karunia kepadanya, dia enggan untuk membandingkan antara masa lalunya dengan kehidupannya sekarang agar menjadi jelas baginya karunia Robb atasnya.
untuk apa aku lahir dan hidup materi bk