Dilansirdari Modern Farmers, Senin (26/4/2021), berikut beberapa hama serangga yang paling sering menyerang tanaman dan cara membasminya. 1. Kutu putih. Kerap disangka debu, kutu putih adalah sejenis serangga skala. Serangga berbentuk oval bertubuh lunak ini tampak seperti serpihan kecil serat pengering berwarna putih. Makadari itu perangkap warna yang digunakan untuk menangkap hama serangga biasanya berwarna kuning (yellow sticky trap) atau biru (blue sticky trap). Hasil penelitian Rizkika, 2010 menunjukkan bahwa serangga paling banyak terperangkap pada sticky trap berwarna putih antara lain, yaitu Ordo: Diptera, Famili: Agromyzidae, Muscidae, Culicidae Hamathrips merupakan salah satu jenis hama tanaman yang seringkali merugikan petani. Pengertian hama sendiri adalah organisme yang mengganggu pertumbuhan dan juga perkembangan dari tanaman. Jika tidak segera diatasi, entah dengan cara yang alami ataupun kimia, hama tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya gagal panen bagi petani. Vay Tiền Nhanh. Penyakit keriting daun pada tanaman cabai telah menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi petani, karena tanaman cabai yang terserang virus akan merusak klorofil daun dan berakibat pada terganggunya pertumbuhan dan menurunnya produksi bahkan tanaman akan mati secara dengan pemakaian pupuk organik Nasa dan pestisida organik Nasa yang mana sudah banyak para petani cabai yang membuktikan bahwa mampu menahan penyebaran hama thrips pada tanaman cabai. Penyakit keriting daun pada tanaman cabai diawali oleh hama thrips yaitu kutu / serangga berwarna putih. panjang tubuh lebih kurang 1 mm. serangga ini tergolong kecil namun dapat dilihat dengan mata telanjang. hama ini pemangsa segala jenis tanaman. kutu menyerang tanaman muda secara bergerombol, daun yang terserang akan mengerut dan melingkar, cairan manis yang dikeluarkan kutut membuat semut dan embun jelaga berdatangan. embun jelaga warna hitam sering menandakan serangan kutu thrips sedeng berlansung. Pengendalian kutu thrips dapat dilakukan dengan furadan 3G dengan dosis 60 – 90 kg / ha atau sekitar 2 sendok makan / 10 m bujur sangkar area. Gejala serangan hama Thrips / kutu putih Adanya strip – strips pada daun dan berwarna keperakan seperti noda akibat dimakan kutu thrips, kemudian warna tersebut berubah menjadi coklat muda. Adanya kutu thrips pada bagian bawah daun dan mudah terlihat disaat pagi hari atau sebelum terik hari, kutu thrips pada saat terik hari akan sembunyi disela – sela daun sehingga kurang terlihat. Hama kutu thrips merupakan sebagai carrier atau pembawa virus yang menyebabkan penyakit keriting daun pada tanaman cabai, apabila tanaman telah terserang virus yang dibawa oleh kutu thrips maka penanggulangan akan sulit karena tidak ada obat kimia yang dapat mengatasi, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mencabut batang dan dimusnahkan dengan cara dibakar. Gejala serangan virus yang di bawa kutu thrips Bercak kuning diatas permukaan daun, perlahan meluas hingga seluruh permukaan daun menguning. Bentuk daun menjadi lebih kecil dari ukuran normal. Daun melengkung dan kaku. Daun terlihat keriting. Setelah kuning daun sebagian besar rontok. Dibawah permukaan daun terdapat hama / kutu berwarna putih. Daun tanaman cabai menguning,keriting dan kerdil akibat penyakit keriting daun. Pengendalian secara kultur teknis Dapat dilakukan dengan pergiliran tanaman atau tidak menanam cabai secara bertahap sepanjang musim. Pengendalian dan pencegahan menggunakan Produk Nasa Penggunakan Produk Nasa yang berupa Natural Glio yang telah di fermentasikan dengan pupuk kandang dari sebelum tanam. Olah tanah yang baik dari tanaman sebelum tanam dengan menggunakan Produk Organik Nasa + pupuk kimia yang biasa di pakai sampai tanaman selesai panen. Adapun pupuk Organik Nasa yang di pakai adalah POC NASA + SUPER NASA + HORMONIK. Pemakaian Produk Nasa yang berupa Power Nutrition setelah panen cabai kedua. Penyemprotan Pestisida organik Nasa yang berupa Pestona,pentana dan aero-810 dari awal tanam sampai interval 7 – 10 hari sekali. Apabila tanaman cabai sudah terkena serangan Thirps yang cukup parah bisa menggunakan pestisida kimia. Hama thripskutu/serangga berwarna putih merupakan carrier atau pembawa virus yang menyebabkan penyakit keriting daun pada tanaman cabai. apabila tanaman telah terserang virus yang dibawa oleh hama thrips,penanggulangannya akan sulit karena tidak ada obat kimia yang dapat mengatasinya. salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mencabut batang dan memusnahkannya dengan cara dibakar. pernyataan tersebut diperoleh berdasarkan. tolong ya makasih! Mengatasi Daun Keriting Tanaman Cabai - Ada beberapa hama dan penyakit yang sangat berbahaya terhadap tanaman cabai salah satunya adalah penyakit daun keriting. Penyakit ini merupakan sesuatu yang sangat mengerikan bagi petani karena dapat menyebabkan gagal total tanpa ada hasil panen sama daun keriting cabai kebanyakan disebabkan oleh virus yang merusak klorofil daun yang berakibat pada terganggunya pertumbuhan dan menurunnya produksi buah bahkan bisa mengalami kematian daun keriting pada tanaman cabai diawali oleh hama thrips, yaitu kutu atau serangga berwarna putih, panjang tubuh lebih kurang 1 mm, serangga ini tergolong kecil namun dapat dilihat dengan mata telanjang, hama ini pemangsa segala jenis kutu ini menyerang tanaman muda secara bergerombol dan daun yang terserang akan mengerut atau melingkar, cairan manis yang dikeluarkan oleh kutu ini akan membuat semut dan embun jelaga berdatangan. Embun jelaga yaitu binatang berwarna hitam dan sering menandakan serangan kutu thrips sedeng kutu thrips dapat dilakukan dengan furadan 3G dengan dosis 60-90 kg/ha atau sekitar 2 sendok makan/10 m bujur sangkar serangan hama Thrips atau kutu putih adalahAdanya strip-strips pada daun dan berwarna keperakan seperti noda akibat dimakan kutu thripsKemudian warna tersebut berubah menjadi coklat mudaKutu thrips berada pada bagian bawah daun dan mudah terlihat disaat pagi hari atau sebelum terik matahari, kutu thrips pada saat terik hari akan sembunyi disela – sela daun sehingga kurang kutu thrips merupakan sebagai carrier atau pembawa virus yang menyebabkan penyakit keriting daun pada tanaman cabai, apabila tanaman telah terserang virus yang dibawa oleh kutu thrips maka penanggulangan akan sulit karena tidak ada obat kimia yang dapat mengatasi, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mencabut batang dan dimusnahkan dengan cara gejala serangan virus adalahBercak kuning diatas permukaan daun, perlahan meluas hingga seluruh permukaan daun besar daun yang terserang akan menjadi lebih kecil dari ukuran melengkung dan terlihat kuning daun sebagian besar permukaan daun terdapat hama / kutu berwarna Pencegahan Daun Keriting CabaiUntuk mencegah daun cabai menjadi keriting dapat dilakukan pencegahan sebagai berikutAwal tanam Furadan 3G, dosis 60 – 90 kg / Ha atau 2 sendok makan / 10 meter bujur sudah tumbuh Curacorn 500 EC, Nudrin 215 WSC atauTukotion 500 EC, dosis 2-3 ml/ sudah cukup besar Nugos 50 EC, Azodrin 15 WSC, Nuracron 20 WSC. dosis 2-3 ml / penyakit keriting daun, penyakit lain dapat digunakan fungisida Dihtane M45, Antracol, Cupravit, dosis 2 – 3 ml / Pengendalian Daun Keriting CabaiAda beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi tanaman cabai yang terserang hama dan penyakit daun keriting adapun caranya adalah sebagai berikut Pengendalian Kultur Teknis Membuat border atau pagar disekeliling lahan budidaya cabai yaitu tanaman jagung atau dengan memasang pagar berupa plastik setinggi 1,5-2 m. Tanaman jagung ditanaman 1 bulan sebelum tanaman cabai. Pagar plastik dioles dengan minyak goreng, agar serangga menempel pada penyemprotan pada tanaman cabai yang terserang dengan air pada pagi dan sore hari. Hal ini dimaksudkan agar serangga tidak aktif untuk berkembang biak. Sehingga tidak terjadi ledakan Hama Tanaman Cabai Secara OrganikBahan 1 kg daun brotowali daun-daun yang pahit ,10 sendok makan kapur,1 kg kunyitCara Buat ketiga bahan tadi ditumbuk dan diambil airnya lalu dicampur dengan air 30 – 50 Aplikasi disemprot kedauan secara merata dengan stelan Kimia dengan PestisidaBahan kimia yang saya rekomendasikan adalah campuran bahan aktif Abamektin dan Imidakloprit dengan perbandingan bahan 11 .Jika tanaman cabai sudah terlanjur terserangan dan pertumbuhannya terlihat tidak normal maka setelah serangga dikontrol dengan pestisida maka dilanjutkan dengan penyemprotan hormon pemacu pertumbuhan seperti GA3, Atonik, atau pupuk informasi tentang cara mencegah dan mengatasi daun cabai keriting semoga dapat membantu mengatasi masalah pada tanaman cabai anda.

hama thrips kutu serangga berwarna putih merupakan carrier